Bacaan: Bil 14:26-36
Bil 14:30 “...kamu ini tidak akan masuk ke negeri...”
Gelar mobil jalan raya tercepat di dunia diraih oleh Koenigsegg CCR, produksi perusahaan pembuat mobil super Swedia, yang termasuk kecil bila dibandingkan dengan Ferrari, Porsche, Lamborghini, Lotus, dan Mercedes.
Tanggal 28 Februari 2005, Koenigsegg CCR memecahkan rekor dunia kecepatan mobil jalan raya saat mobil tersebut dalam suatu uji kecepatan resmi membukukan kecepatan 387,87 kilometer (km) per jam di lintasan uji coba di Nardo Prototipo, Italia.
Berita tersebut mengingatkan saya akan kegemaran orang menyaksikan balap mobil F1. Semua ingin menjadi yang tercepat, terutama, dan ternama. Seandainya hidup ini adalah track balap mobil F1, betapa heran menyaksikan orang sibuk aktif bergerak namun hanya berputar-putar pada lingkaran yang sama!
Dunia bersorak ketika kita seolah menyelesaikan garis finish dengan kecepatan tinggi, padahal kita tidak sedang melaju kemana-mana. Kita sibuk berputar di tempat! Bangsa Israel telah memberi contoh hidup tanpa arah tujuan dengan berputar-putar di padang gurun selama 40 tahun.
Hal lebih menyakitkan adalah pada akhirnya mengetahui arah tujuan, memiliki kemampuan, namun kehabisan bahan bakar untuk mencapai garis akhir! Dibutuhkan sebuah semangat mental sang juara untuk tidak menyerah hingga tiba di garis finish.
No comments:
Post a Comment