Bacaan: Ibr 12:1-3
Ibr 12:1 “...marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita...”
Pada Olimpiade ke VIII di Paris tanggal 4 Mei – 27 Juli 1924, untuk pertama kalinya dirancangkan moto Olimpiade yaitu Citius, Altius, Fortius yang berarti lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat. Semua atlit dari seluruh penjuru dunia datang mengikuti Olimpiade dengan sebuah mimpi, menjadi sang juara.
Salah satu kisah menarik mengenai sejarah Olimpiade ialah kisah seorang atlit Yunani kuno bernama Orypus yang terjatuh pakaiannya ketika mengikuti pertandingan lari sehingga ia lari dengan telanjang. Namun demikian, Orypus ternyata memenangkan pertandingan itu. Itulah awal mula mengapa banyak atlit Yunani telanjang saat bertanding. Mereka percaya bahwa dengan berlari telanjang tanpa pakaian, mereka akan dapat keluar menjadi pemenang.
Kehidupan orang percaya sering diumpamakan bagaikan pertandingan lari. Firman Tuhan menasehatkan agar kita menanggalkan beban dan dosa yang merintangi agar dapat terus berlari mencapai garis finish. Mari kita menanggalkan segala beban dan dosa sekecil apapun yang dapat merintangi dan teruslah berlomba dengan mata terarah pada Yesus. Itulah kunci kemenangan seorang juara sejati.
Is there any burden and sin delaying your race?
No comments:
Post a Comment