REVELATION

REVELATION
THE GREATEST KNOWLEDGE IS THE REVELATION FROM GOD
Showing posts with label Champion. Show all posts
Showing posts with label Champion. Show all posts

22 July 2008

Finish

Bacaan: Kej 2:1-3

Kej 2:1 “Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.”

Ada beberapa jenis karyawan dewasa ini. Kelompok pertama adalah mereka yang tidak mau memulai mengerjakan apapun kecuali diperintah. Tipe yang kedua merupakan jenis orang yang mengerjakan suatu tugas namun tidak mau menyelesaikan hingga tuntas. Sementara kategori yang terakhir adalah mereka yang mau bekerja rajin dan bertanggung jawab menyelesaikannya dengan sempurna.

Salah satu ciri dari seorang profesional adalah ia akan menyelesaikan semua pekerjaan yang dipercayakan kepadanya dengan sebaik-baiknya. Kualitas sumber daya manusia yang lemah seringkali mengakibatkan perusahaan menderita kerugian besar karena pekerjaan yang dipercayakan kepada karyawan tidak diselesaikan dengan baik.

Alkitab mengatakan bahwa Allah adalah Alfa dan Omega, yang pertama dan yang terakhir. Ketika Allah menciptakan dunia dengan firman-Nya, Ia memulai dari hari yang pertama dan terus mengerjakan rencana penciptaan-Nya hingga hari yang terakhir. Segala yang dikerjakannya selalu diakhiri dengan hasil yang terbaik.

Yesus memberikan sebuah teladan bagaimana Ia dengan konsisten memulai segala sesuatu dengan baik dan menyelesaikannya hingga akhir di kayu salib. Dunia juga telah memberikan banyak contoh keberhasilan para tokoh yang sukses dalam bisnis karena tekun dan bertanggung jawab mengerjakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya.

Kelompok yang manakah Anda?

Rise Up

Bacaan: Luk 15:1-32

Amsal 24:16 ”Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.”

PepsiCo Inc. merupakan salah satu perusahaan besar dalam industri beverages-soft drink. Produk minuman ringan mereka dengan brand Pepsi-Cola telah menjadi salah satu produk menarik yang sering diamati oleh banyak pakar marketing, khususnya dalam sejarah perjalanan naik turun Pepsi-Cola dalam pasar soft drink.

Pepsi-Cola pertama kali dibuat di New Bern, North Carolina, Amerika pada awal 1890-an oleh seorang ahli farmasi bernama Caleb Bradham. Pada tahun 1898 minuman tersebut diberi nama Pepsi-Cola, yang kemudian menjadi trademark pada 16 Juni 1903.

Sejak tahun 1903, Pepsi-Cola mengalami banyak pertempuran untuk memenangkan pasar maupun bertahan hidup. Dalam perjalanannya, Pepsi-Cola sempat beberapa kali hampir tutup. Pepsi-Cola memberitahukan kebangkrutan pertama pada tanggal 2 Maret 1923. Pepsi-Cola bangkrut lagi pada tahun 1925. Pada tanggal 18 Mei 1931, Pepsi-Cola bangkrut lagi untuk yang ketiga kalinya.

Hal tersebut tidak membuat Pepsi-Cola berhenti, melainkan terus berjuang dan keluar menjadi salah satu pemain besar dalam industri soft drink. Laporan keuangan 2006 menunjukkan bahwa PepsiCo Inc. berhasil mencatat penjualan sebesar USD 35 milyar dengan laba bersih USD 5,6 milyar. Sebuah contoh keberhasilan dengan bangkit dari kegagalan.

Never give up.

Kamikaze

Bacaan: Yoh 19:19-30

Yoh 19:30 “Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: ‘Sudah selesai.’ Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.”

Ketika Perang Dunia II, pilot-pilot Jepang dilatih untuk sebuah misi bunuh diri dengan cara menerbangkan pesawat yang memuat bahan peledak dan meledakkan diri mereka beserta pesawat tersebut pada kapal-kapal tentara musuh.

Para pilot Kamikaze dengan rasa nasionalis yang tinggi pergi berperang dengan sebuah tujuan, yaitu kemenangan. Dengan keberanian dan komitmen yang tinggi, mereka berfokus untuk mencapai tujuan tersebut tanpa mempedulikan diri mereka sendiri. Karena prioritas yang tinggi tersebut maka Jepang dapat menghancurkan Pearl Harbour.

Kata “mediocre” yang berarti rata-rata, pertama kali digunakan untuk menggambarkan pendaki gunung yang ikut mendaki tapi tidak berkomitmen untuk menyelesaikannya. Mereka berhenti di tengah jalan.

Yesus memberi contoh bagaimana Ia memiliki prioritas yang tinggi terhadap rencana penyelamatan manusia. Ia memulai dan Ia mengakhiri dengan sempurna. Ia tidak berhenti di tengah jalan.

Hari ini ambillah sebuah komitmen untuk memiliki spirit of excellent. Buanglah jauh-jauh spirit of mediocre yang membuat Anda menjadi rata-rata dalam pekerjaan. Sebagaimana Yesus menyelesaikan pekerjaan-Nya dengan sempurna, kerjakanlah dengan tuntas semua tanggungjawab profesionalitas Anda dengan prioritas yang tepat.

How high can you fly?
How far can you go?

The Champion

Bacaan: Ibr 12:1-3

Ibr 12:1 “...marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita...”

Pada Olimpiade ke VIII di Paris tanggal 4 Mei – 27 Juli 1924, untuk pertama kalinya dirancangkan moto Olimpiade yaitu Citius, Altius, Fortius yang berarti lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat. Semua atlit dari seluruh penjuru dunia datang mengikuti Olimpiade dengan sebuah mimpi, menjadi sang juara.

Salah satu kisah menarik mengenai sejarah Olimpiade ialah kisah seorang atlit Yunani kuno bernama Orypus yang terjatuh pakaiannya ketika mengikuti pertandingan lari sehingga ia lari dengan telanjang. Namun demikian, Orypus ternyata memenangkan pertandingan itu. Itulah awal mula mengapa banyak atlit Yunani telanjang saat bertanding. Mereka percaya bahwa dengan berlari telanjang tanpa pakaian, mereka akan dapat keluar menjadi pemenang.

Kehidupan orang percaya sering diumpamakan bagaikan pertandingan lari. Firman Tuhan menasehatkan agar kita menanggalkan beban dan dosa yang merintangi agar dapat terus berlari mencapai garis finish. Mari kita menanggalkan segala beban dan dosa sekecil apapun yang dapat merintangi dan teruslah berlomba dengan mata terarah pada Yesus. Itulah kunci kemenangan seorang juara sejati.

Is there any burden and sin delaying your race?